Kelas 8 Katolik Semester 2 - Pembelajaran 1 Gereja sebagai Persekutuan Umat Percaya
Kamis, 08 Januari 2026
Tulis Komentar
Pembelajaran 1 Gereja sebagai Persekutuan Umat Percaya
1. Apa yang kamu pahami tentang kata "persekutuan" atau "komunitas"?
2. Apakah kamu tahu bahwa Gereja merupakan sebuah persekutuan umat percaya?
3. Apa saja ciri-ciri Gereja sebagai persekutuan umat percaya?
4. Bagaimana peran Gereja dalam mewujudkan keselamatan?
1. Apa ciri Gereja sebagai persekutuan umat percaya?
2. Apa saja bentuk karya pastoral di dalam Gereja?
3. Bagaimana Gereja menghadirkan keselamatan?
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu memahami bahwa Gereja adalah persekutuan yang hidup dan dinamis, sehingga terdorong untuk berpartisipasi aktif di dalamnya.
(Mari kita awali dengan berdoa)
Allah Bapa kami yang penuh kasih,
Kami bersyukur atas penyertaan-Mu hingga saat ini.
Kami mohon bimbingan-Mu, ya Bapa,
agar kami dapat belajar dengan baik hari ini.
Bukalah hati dan pikiran kami untuk semakin memahami makna Gereja sebagai persekutuan yang hidup.
Bantulah kami untuk dapat turut serta terlibat
di dalam kehidupan persekutuan Gereja.
Demi Kristus, Tuhan dan Juru Selamat kami.
Amin.
Anak-anak yang terkasih, sebuah kelompok dapat disebut sebagai persekutuan yang hidup apabila komunikasi dan interaksi di dalamnya berlangsung terus-menerus. Anggotanya saling peduli, memiliki rasa memiliki, saling memberi, mendukung, menasihati, mengingatkan, mengembangkan potensi, melayani, dan berusaha menjaga kesatuan demi kebaikan bersama. Pola komunikasi dan interaksi seperti inilah yang ada dalam Gereja.
Kegiatan 1: Menggali Pengalaman tentang Persekutuan yang Hidup. Lakukan diskusi tanya jawab terkait materi sebelumnya, dengan pertanyaan panduan seperti:
1. Apa saja karya Roh Kudus bagi Gereja pada masa kini?
2. Apa saja karya Roh Kudus dalam hidup kita masing-masing?
1. Menurutmu, pelajaran apa yang dapat diambil dari bacaan tersebut?
2. Gereja memiliki banyak anggota dengan tugas yang berbeda-beda. Siapa saja anggota Gereja itu dan apa tugas masing-masing?
3. Sebagai persekutuan yang hidup, Gereja memiliki empat ciri yang tercantum dalam Syahadat (Aku Percaya), yaitu: Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik. Lakukan studi pustaka (bisa mencari di internet) dan rumuskan pemahamanmu tentang keempat ciri tersebut!
4. Tindakan konkret apa saja yang dapat kita lakukan untuk mewujudkan masing-masing ciri Gereja itu?
1. Anggota dan Peran dalam Gereja:
a. Kaum Klerus (Tertahbis): Terdiri dari Uskup, Imam, dan Diakon. Mereka ditahbiskan untuk tugas menguduskan, menggembalakan, memimpin, melayani, dan mengajar umat.
b. Kaum Hidup Bakti (Biarawan/wati): Anggota tarekat religius atau sekular yang mengucapkan Kaul Ketaatan, Kemurnian, dan Kemiskinan. Mereka membaktikan diri untuk pewartaan Injil dan sering melayani di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
c. Umat Beriman Awam: Umat Kristiani yang bukan klerus maupun biarawan/wati. Mereka melaksanakan perutusan Gereja di dunia sesuai bidang profesi dan kehidupan masing-masing. Keluarga adalah lingkup terkecil dari umat beriman awam.
a. Satu: Kesatuan Gereja tampak dalam satu Injil, satu baptisan, dan satu kepemimpinan yang bersumber dari Para Rasul.
b. Kudus: Gereja kudus karena bersumber pada Kristus dan digerakkan oleh Roh Kudus. Kekudusan ini ditujukan bagi semua anggotanya, didukung oleh ajaran dan sakramen-sakramen.
c. Katolik: Artinya universal. Gereja terbuka untuk semua orang dan bangsa, menawarkan keselamatan tanpa diskriminasi, dengan iman yang dapat diterima oleh siapa pun.
d. Apostolik: Gereja dibangun di atas dasar iman Para Rasul dan tetap berpegang pada kesaksian serta ajaran mereka. Gereja dipimpin oleh para penerus Rasul (hierarki).
a. Aktif dalam kegiatan Gereja, setia pada persekutuan, dan membangun kerja sama serta dialog dengan sesama.
b. Yang Kudus: Hidup sesuai teladan Yesus, terlibat dalam sakramen dan karya sosial Gereja, serta mendalami Sabda Tuhan.
c. Yang Katolik: Bersikap terbuka dan menghormati perbedaan budaya, agama, dan suku. Bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan kebaikan universal dan memperjuangkan keadilan.
d. Yang Apostolik: Setia pada Tradisi dan ajaran Gereja, menilai perkembangan zaman sesuai iman, serta setia kepada para pemimpin Gereja (hierarki).
1) Sudahkah aku mewujudkan ciri-ciri Gereja dalam hidup sehari-hari?
2) Seberapa aktifkah keterlibatanku dalam kehidupan Gereja?
3) Apakah aku saling mendukung dengan sesama untuk hidup sebagai anak-anak Allah?
4) Apakah aku rutin mendalami Sabda Tuhan melalui Kitab Suci?
5) Maukah aku bekerja sama dengan siapa pun yang berniat baik untuk mewujudkan nilai-nilai universal (seperti perdamaian, keadilan)?
6) Apakah aku setia dan mendukung para pemimpin Gereja sebagai penerus Para Rasul?
Alkitab TB
Lorensius Atrik Wibawa & Yohan Sulisdwiyanta. 2018 Jilid 3. Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Belum ada Komentar untuk "Kelas 8 Katolik Semester 2 - Pembelajaran 1 Gereja sebagai Persekutuan Umat Percaya"
Posting Komentar